Artikel Motivasi,Saat CINTA Tergadai.
Ini adalah sebuah kisah yang terjadi,dan telah beredar di forum-forum internet,
Dapatkah kita mengambil pelajaran darinya.
Ada seorang Gadis Jelita mengirimkan sebuah surat di dalam sebuah forum,
Dia berniat Untuk mencari Pria kaya untuk dia nikahi.
Berikut adalah suratnya.
”Apakah yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?”
Saya akan jujur dengan apa yang aku katakan.
Usia saya 25 tahun. Saya sangat cantik, bergaya dan memiliki selera yang tinggi.
Saya berharap menikah dengan pria kaya dengan penghasilan pertahun $500 ribu (+/-Rp.5 ,5 M) atau lebih.
Anda mungkin akan berkata kalau saya termasuk perempuan materialistis,
tapi kelompok berpenghasilan sampai dengan $ 1 juta pun masih termasuk
kelas menengah di New York .
Permintaan saya tidak setinggi itu. Adakah pria di forum ini yang berpenghasilan $ 500 ribu per tahun?
Apakah Anda semua telah menikah?
Saya ingin bertanya apa yang harus aku lakukan untuk dapat menikah dengan orang-orang seperti Anda?
Di antara pria yang telah berpacaran denganku, yang terkaya hanya
berpenghasilan $ 250 ribu dan kelihatannya ini batas tertinggi yang
pernah saya capai.
Jika seseorang ingin pindah ke perumahan mewah di wilayah barat New
York City Garden , penghasilan $250 ribu tentu tidak cukup.
Beberapa hal yang ingin saya tanyakan:
1. Dimanakah kebanyakan para pria kaya bertemu & berkumpul? Mohon
nama dan alamat bar, restauran dan gym yang sering dikunjungi.
2. Rentang usia berapakah yang dapat memenuhi kriteria saya?
3. Kenapa wajah istri-istri orang kaya hanya terkesan biasa-biasa saja?
Saya telah bertemu dengan beberapa gadis yang tidak cantik dan kurang menarik, tapi mereka bisa menikah dengan pria kaya.
4. Apa pertimbangan Anda dalam menentukan istri dan siapakah yang bisa menjadi pacar Anda?
Terus terang, tujuan saya sekarang adalah untuk menikah.
Terimakasih,
ttd
Gadis Jelita
Dan inilah jawaban dari seorang ahli keuangan dari Wall Street Financial salah satu dari anggota forum tersebut.
Dear Gadis Jelita,
Saya membaca email anda dengan sangat antusias.
Saya yakin sebenarnya banyak gadis yang memiliki pertanyaan senada dengan Anda.
Ijinkan saya untuk menganalisa situasi Anda dari sudut pandang investor profesional.
Penghasilan tahunan saya lebih dari $ 500 ribu yang tentu memenuhi kriteria Anda.
Jadi, saya harap setiap orang percaya bahwa jawaban saya cukup kredibel dan tidak membuang waktu.
Dari sudut pandang seorang pebisnis, menikah dengan Anda adalah keputusan yang buruk.
Jawabannya sangat sederhana dan akan saya jelaskan.
Kesampingkan dulu detil-detil yang Anda tanyakan.
Sebenarnya apa yang ingin Anda lakukan adalah pertukaran antara “kecantikan” dan “uang”.
Si A akan menyediakan kecantikan dan si B akan membayar untuk itu. Kelihatannya adil dan cukup wajar..
Tapi ada permasalahan fatal di sini.
Kecantikan Anda akan sirna, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa alasan yang jelas.
Faktanya adalah penghasilan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun.
Tapi, Anda tidak akan bertambah cantik tiap tahunnya.
Karena itu dari sudut pandang ekonomi :
Saya adalah aset yang ter-apresiasi sedangkan Anda adalah aset yang ter-depresiasi.
Depresiasi yang Anda alami bukan depresiasi normal, tapi depresiasi eksponensial.
Jika hanya ini aset Anda, nilai Anda akan sangat mencemaskan 10 tahun kemudian.
Dengan menggunakan istilah yang kami gunakan di Wall Street, setiap perdagangan memiliki sebuah posisi.
Berpacaran dengan Anda juga memiliki “posisi perdagangan” .
Jika nilai aset yang didagangkan menurun, maka kami akan menjualnya. Bukan ide yang baik untuk mempertahankannya.
Begitu juga dengan pernikahan yang Anda inginkan. Saya sangat kejam
untuk berkata seperti ini, tapi untuk membuat keputusan bijak, aset
yang menurun nilainya akan dijual atau disewakan.
Pria dengan penghasilan $ 500 ribu tentu bukan orang bodoh.
Kami hanya akan berpacaran dengan Anda, tapi tidak akan menikahi Anda.
Saran saya lupakan mencari petunjuk bagaimana cara menikahi pria kaya.
Usahakan agar Anda dapat membuat diri Anda kaya dengan berpenghasilan $
500 ribu, lebih berpeluang ketimbang mencari pria kaya yang bodoh.
Semoga jawaban saya dapat membantu
Tertanda,
JP Morgan
Sebuah realita saat ini banyak wanita berpikiran dengan Kecantikanya ia bisa mendapatkan kepuasan materi.
Dia tidak menyadari bahwa pernikahan yang dilandasi prinsip ini tidak akan bertahan.
Harta dan kecantikan akan lekang oleh waktu sedangkan cinta sejati tak akan mati...
Renungkanlah sob...
Welcome To My Blogsite
Welcome !
Hi and welcome here ! Selamat datang di situs Blog Anda
Sebuah Blog tentang....
Cross Browser Support
Gunakan Chrome atau Mozilla Firewok untuk tampilan Blog yang lebih optimal
Tutorials on Blog
Ads for Blogger
Usefull Tools
Internet & Tech List
Tukar Link Yuk !!!
Bagi Anda yang ingin saling tukar link silahkan pasang link blog ini di blog Anda, dan link blog Anda akan terpasang di blog ini.
Link Banner Blog
Wednesday, December 26, 2012
Kisah Cinta Bintang kepada sang Bulan
Kisah Cinta Bintang pada Sang Bulan.
KENAPA bulan dan matahari tak dapat bertemu?
Sedangkan BULAN dan BINTANG adalah sahabat sejati???
Suatu hari pernah Bulan mendengar sebuah bintang berbicara pada bulan “Aku tidak ingin lagi menemanimu mulai malam ini dan seterusnya” katanya.
“Kenapa?” tanya bulan
“Padahal aku menyukaimu, aku menyukai malam-malam dimana kau ada dan menemani ku hingga fajar menjelang”
tetapi bintang itu hanya diam meredup dan bersembunyi di balik mega.
Justeru karena bulan menyukainya maka bintang itu menghilang.
Cinta memang aneh, bukankah ia seharusnya mempersatukan?
Bintang itu mencintai bulan.
Tetapi bulan tidak mencintainya, ia hanya ‘ menyukainya’.
Siapakah yang membeda-beda kan cinta dengan suka?
Kenapa bulan tidak membencinya saja, malah bulan menyukainya sehingga bintang tidak mempunyai alasan untuk tidak menemaninya malam nanti.
Bukankah bintang seperti api panas,berkobar dan memberikan sinar?
Namun Bintang yang mencintai sang Bulan ini hanyalah sebuah bintang kecil yang berwarna merah.
Karena itu ia tak pernah dapat mengumpulkan keberanian untuk berkata pada bulan
“ Aku mencintaimu!”.
Bulan sendiri tidak pernah menganggap bintang sebagai lebih dari sahabat yang selalu menemaninya setiap malam, dan sesungguhnya bintang mengetahuinya.
“Aku mencintai matahari” kata bulan
”Ia dapat membuatku bersinar indah diwaktu malam.
Ia membuatku selalu ditunggu oleh para pencinta malam. Ia membuatku selalu dinanti oleh para pujangga yang yang menulis berbait-bait puisi tentang cinta hanya dengan melihat diriku di langit malam.
Bintang tak pernah habis berfikir kenapa bulan mencintai matahari, bulan bahkan hampir tak pernah bertemu dengan matahari dan ketika mereka bertemupun bulan akan kehilangan sinarnya.
Kita menyebutnya gerhana matahari,
Matahari tidak pernah memikirkan bulan, ia hanya bersinar dan memberikan sinarnya tanpa membeda-bedakan.
Ia bahkan tidak mengetahui kalau sinarnya dimanfaatkan oleh bulan untuk bersinar dimalam hari.
Ia hanya menganggap bulan sebagai benda yang kadang-kadang menghalanginya memberi sinar kepada bumi.
Atau Mungkinkah matahari mencintai bumi,??
Misteri
Bintang merasa tidak mendapatkan keadilan.
Kenapa bulan mencintai matahari yang bahkan tidak pernah memikirkan bulan, dan bukan mencintai bintang yang mencintai bulan dengan sepenuh hatinya?
Bintang juga merasa tak berdaya karena walaupun ia ingin memberikan seluruh sinarnya kepada bulan agar selalu kilau kemilau, bintang tak dapat melakukannya karena jaraknya yang sangat jauh.
Matahari juga adalah bintang, bintang merah yang sama seperti dirinya, karena letak nyalah matahari dapat terlihat lebih terang daripada bintang.
Tapi bintang adalah bukan matahari, karena itu bulan tidak mencintai bintang.
Cinta memang aneh. Karena itu sekali lagi bintang berkata, kali ini kepada semua teman- temannya
“Aku tidak ingin lagi menemani bulan mulai malam ini”
kemudian ia menghilang (tak hanya meredup danbersembunyi di balik mega) dan tak pernah lagi menemani bulan.
Ku beritahu sebuah rahasia, sekarang Bintang itu turun ke bumi sebagai Bintang jatuh memberi harapan bagi permintaan sepasang kekasih agar mereka berdua dapat hidup berbahagia hingga akhir hayatnya.
Walaupun dia tak mendapatkan cinta sang Bulan,ia dapat menjadi berarti bagi sepasang kekasih menjadikan kisah mereka indah.
KENAPA bulan dan matahari tak dapat bertemu?
Sedangkan BULAN dan BINTANG adalah sahabat sejati???
Suatu hari pernah Bulan mendengar sebuah bintang berbicara pada bulan “Aku tidak ingin lagi menemanimu mulai malam ini dan seterusnya” katanya.
“Kenapa?” tanya bulan
“Padahal aku menyukaimu, aku menyukai malam-malam dimana kau ada dan menemani ku hingga fajar menjelang”
tetapi bintang itu hanya diam meredup dan bersembunyi di balik mega.
Justeru karena bulan menyukainya maka bintang itu menghilang.
Cinta memang aneh, bukankah ia seharusnya mempersatukan?
Bintang itu mencintai bulan.
Tetapi bulan tidak mencintainya, ia hanya ‘ menyukainya’.
Siapakah yang membeda-beda kan cinta dengan suka?
Kenapa bulan tidak membencinya saja, malah bulan menyukainya sehingga bintang tidak mempunyai alasan untuk tidak menemaninya malam nanti.
Bukankah bintang seperti api panas,berkobar dan memberikan sinar?
Namun Bintang yang mencintai sang Bulan ini hanyalah sebuah bintang kecil yang berwarna merah.
Karena itu ia tak pernah dapat mengumpulkan keberanian untuk berkata pada bulan
“ Aku mencintaimu!”.
Bulan sendiri tidak pernah menganggap bintang sebagai lebih dari sahabat yang selalu menemaninya setiap malam, dan sesungguhnya bintang mengetahuinya.
“Aku mencintai matahari” kata bulan
”Ia dapat membuatku bersinar indah diwaktu malam.
Ia membuatku selalu ditunggu oleh para pencinta malam. Ia membuatku selalu dinanti oleh para pujangga yang yang menulis berbait-bait puisi tentang cinta hanya dengan melihat diriku di langit malam.
Bintang tak pernah habis berfikir kenapa bulan mencintai matahari, bulan bahkan hampir tak pernah bertemu dengan matahari dan ketika mereka bertemupun bulan akan kehilangan sinarnya.
Kita menyebutnya gerhana matahari,
Matahari tidak pernah memikirkan bulan, ia hanya bersinar dan memberikan sinarnya tanpa membeda-bedakan.
Ia bahkan tidak mengetahui kalau sinarnya dimanfaatkan oleh bulan untuk bersinar dimalam hari.
Ia hanya menganggap bulan sebagai benda yang kadang-kadang menghalanginya memberi sinar kepada bumi.
Atau Mungkinkah matahari mencintai bumi,??
Misteri
Bintang merasa tidak mendapatkan keadilan.
Kenapa bulan mencintai matahari yang bahkan tidak pernah memikirkan bulan, dan bukan mencintai bintang yang mencintai bulan dengan sepenuh hatinya?
Bintang juga merasa tak berdaya karena walaupun ia ingin memberikan seluruh sinarnya kepada bulan agar selalu kilau kemilau, bintang tak dapat melakukannya karena jaraknya yang sangat jauh.
Matahari juga adalah bintang, bintang merah yang sama seperti dirinya, karena letak nyalah matahari dapat terlihat lebih terang daripada bintang.
Tapi bintang adalah bukan matahari, karena itu bulan tidak mencintai bintang.
Cinta memang aneh. Karena itu sekali lagi bintang berkata, kali ini kepada semua teman- temannya
“Aku tidak ingin lagi menemani bulan mulai malam ini”
kemudian ia menghilang (tak hanya meredup danbersembunyi di balik mega) dan tak pernah lagi menemani bulan.
Ku beritahu sebuah rahasia, sekarang Bintang itu turun ke bumi sebagai Bintang jatuh memberi harapan bagi permintaan sepasang kekasih agar mereka berdua dapat hidup berbahagia hingga akhir hayatnya.
Walaupun dia tak mendapatkan cinta sang Bulan,ia dapat menjadi berarti bagi sepasang kekasih menjadikan kisah mereka indah.
Kisah Sebatang Bambu
Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani.
Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya.
Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu.
Dia berkata kepada batang bambu,
” Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air yg sangat berguna untuk mengairi sawahku?”
Batang bambu menjawabnya,
“Oh tentu aku mau bila dapat berguna bagi engkau,Tuan.
Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku menjadi pipa saluran air itu.”
Sang petani menjawab,
“Pertama, aku akan menebangmu untuk memisahkan engkau dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang dapat melukai orang yang memegangmu.
Setelah itu aku akan membelah-belah engkau sesuai dengan keperluanku.
Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan lancar.
Apabila aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa yang akan mengalirkan air untuk mengairi sawah sehingga padi yang ditanam dapat tumbuh dengan subur.”
Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam….., kemudian dia berkata kepada petani,
“ Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku, bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah- belah batangku yang indah ini dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat- sekat penghalang itu.
Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?”
Petani menjawab,
” Wahai bambu, engkau pasti kuat melalui semua ini karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling kuat dari semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah.”
Akhirnya batang bambu itu menyerah,
“Baiklah, Tuan. Aku ingin sekali berguna ketimbang batang bambu yg lain. Inilah aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang kau kehendaki.”
Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang bambu indah yang dulu hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah menjadi pipa saluran air yang mengairi sawah sehingga padi dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak.
Pernahkah kita berpikir bahwa dengan tanggung jawab dan persoalan yang sarat, mungkin Tuhan sedang memproses kita untuk menjadi indah di hadapan-Nya?
Sama seperti batang bambu itu, kita sedang ditempa. Tapi jangan kuatir, kita pasti kuat karena Tuhan tak akan memberikan beban yang tak mampu kita pikul.
Jadi maukah kita berserah pada kehendak Tuhan, membiarkan Dia bebas berkarya di dalam diri kita untuk menjadikan kita alat yang berguna bagi-Nya?
Seperti batang bambu itu, mari kita berkata,
” Inilah aku, Tuhan…perbuatlah sesuai dengan yang Kau kehendaki.”
Merpati Cantik yang ingin menemukan cinta sejatinya
Suatu hari di ujung utara hutan belantara, seekor merpati tampan mendapati seekor merpati betina lagi menangis tersedu.
Merpati tampan pun bertanya, mengapa ia menangis? Merpati yang tengah bersedih itu mengatakan, ia telah melakukan perjalanan jauh dari selatan hingga ke utara, tapi ia masih belum juga menemukan cinta sejatinya.
Sekarang sepasang sayapnya telah patah. Ia tak lagi dapat terbang, melakukan perjalanannya mencari cinta sejati.
Mendengar perihal itu, segera sang merpati jantan, memberikan sepasang sayapnya kepada sang merpati betina.
Merpati betina itu sangat bergembira. Dia berjanji setelah menemukan cinta sejatinya, ia akan kembali untuk mengembalikan sepasang sayap itu.
Setelah beberapa musim berganti, sang merpati pencari cinta sejati itu kembali menemui sang merpati tampan dalam keadaan muram, di tempat awal mereka berjumpa.
Merpati jantan itu memang sudah tidak dapat berpergian jauh, setelah ia kehilangan sepasang sayapnya.
Sang merpati jantan itu pun lantas kembali bertanya kepadanya, mengapa ia bersedih?
Merpati betina itu mengatakan, mungkin ia tidak dapat menemukan cinta sejatinya lantaran bulu- bulunya telah usang, terkikis debu, akibat melakukan perjalanan panjang. Ia harus kembali menjadi cantik kembali agar lekas menemukan cinta sejatinya.
Mendengar perihal itu sang merpati tampan memberikan seluruh bulunya kepada sang merpati betina. Dia pun sangat bergembira.
Dia berjanji apabila ia sudah menemukan cinta sejatinya ia akan kembali untuk mengembalikan sayap dan bulu-bulu itu kepada sang merpati jantan.
Kali ini dengan penuh keyakinan ia kembali melakukan perjalannya mencari cinta sejati.
Memang benar, ia mendapati banyak merpati- merpati jantan menyukainya kerena bulunya yang sangat elok dan memesona.
Lantaran bulu- bulu yang sekarang menyelimuti tubuhnya bukan bulu-bulu aslinya maka ia pun tidak bertahan lama, setiap hari ia mendapati bulu-bulunya berguguran.
Merpati jantan yang semula menyukainya pun akhirnya meninggalkannya, setelah menemukan merpati betina lainnya yang memiliki bulu lebih indah. Setiap kali ia dicampakan oleh merpati-merpati jantan yang menyinggahi hatinya.
Ia kembali mencari merpati jantan lainnya yang akan benar-benar menjadi cinta sejatinya, tapi sesering itu pula ia dikecewakan.
Sambil bertengger di sebilah dahan pohon, ia merenungi perjalanan pencarian cinta sejatinya selama ini. Ia melihat, kini semua bulu-bulu yang ada ditubuhnya telah berguguran.
Sekarang sudah tidak ada lagi merpati jantan yang meliriknya.
Aliih-alih makian dan hinaan yang didapatinya.
Dalam keputusasaan itu, ia kembali teringat akan janjinya kepada sang merpati jantan di tengah hutan belantara. Ia telah lama melupakannya.
Merpati yang baik itu pasti telah lama menunggu kepulangannya.
Ia pun kembali menemui sang merpati baik itu. Ia akan mengembalikan sepasang sayap dan meminta maaf bahwa ia tak dapat mengembalikan bulu-bulunya yang telah hilang.
Tapi di tempat itu, ia tak disambut senyum hangat sang merpati jantan seperti biasanya. Ia menemukan tubuh sang merpati jantan terbujur kaku.
Sambil menangis sang merpati betina itu membaca tulisan yang diukir oleh sang merpati jantan di atas sebuah batu, di sebelah ia berbaring untuk selama-lamanya.
"Aku sama sekali tidak merasa kehilangan, tanpa sepasang sayapku. Aku tidak menyesal jika harus mati kedinginan, di musim salju ini. Aku telah berbahagia, merpati cantik itu mungkin telah bertemu dengan cinta sejatinya."
”Ya.... aku telah menemukannya, bahkan sejak lama.....” kata merpati betina itu seraya meneteskan air mata....
Merpati tampan pun bertanya, mengapa ia menangis? Merpati yang tengah bersedih itu mengatakan, ia telah melakukan perjalanan jauh dari selatan hingga ke utara, tapi ia masih belum juga menemukan cinta sejatinya.
Sekarang sepasang sayapnya telah patah. Ia tak lagi dapat terbang, melakukan perjalanannya mencari cinta sejati.
Mendengar perihal itu, segera sang merpati jantan, memberikan sepasang sayapnya kepada sang merpati betina.
Merpati betina itu sangat bergembira. Dia berjanji setelah menemukan cinta sejatinya, ia akan kembali untuk mengembalikan sepasang sayap itu.
Setelah beberapa musim berganti, sang merpati pencari cinta sejati itu kembali menemui sang merpati tampan dalam keadaan muram, di tempat awal mereka berjumpa.
Merpati jantan itu memang sudah tidak dapat berpergian jauh, setelah ia kehilangan sepasang sayapnya.
Sang merpati jantan itu pun lantas kembali bertanya kepadanya, mengapa ia bersedih?
Merpati betina itu mengatakan, mungkin ia tidak dapat menemukan cinta sejatinya lantaran bulu- bulunya telah usang, terkikis debu, akibat melakukan perjalanan panjang. Ia harus kembali menjadi cantik kembali agar lekas menemukan cinta sejatinya.
Mendengar perihal itu sang merpati tampan memberikan seluruh bulunya kepada sang merpati betina. Dia pun sangat bergembira.
Dia berjanji apabila ia sudah menemukan cinta sejatinya ia akan kembali untuk mengembalikan sayap dan bulu-bulu itu kepada sang merpati jantan.
Kali ini dengan penuh keyakinan ia kembali melakukan perjalannya mencari cinta sejati.
Memang benar, ia mendapati banyak merpati- merpati jantan menyukainya kerena bulunya yang sangat elok dan memesona.
Lantaran bulu- bulu yang sekarang menyelimuti tubuhnya bukan bulu-bulu aslinya maka ia pun tidak bertahan lama, setiap hari ia mendapati bulu-bulunya berguguran.
Merpati jantan yang semula menyukainya pun akhirnya meninggalkannya, setelah menemukan merpati betina lainnya yang memiliki bulu lebih indah. Setiap kali ia dicampakan oleh merpati-merpati jantan yang menyinggahi hatinya.
Ia kembali mencari merpati jantan lainnya yang akan benar-benar menjadi cinta sejatinya, tapi sesering itu pula ia dikecewakan.
Sambil bertengger di sebilah dahan pohon, ia merenungi perjalanan pencarian cinta sejatinya selama ini. Ia melihat, kini semua bulu-bulu yang ada ditubuhnya telah berguguran.
Sekarang sudah tidak ada lagi merpati jantan yang meliriknya.
Aliih-alih makian dan hinaan yang didapatinya.
Dalam keputusasaan itu, ia kembali teringat akan janjinya kepada sang merpati jantan di tengah hutan belantara. Ia telah lama melupakannya.
Merpati yang baik itu pasti telah lama menunggu kepulangannya.
Ia pun kembali menemui sang merpati baik itu. Ia akan mengembalikan sepasang sayap dan meminta maaf bahwa ia tak dapat mengembalikan bulu-bulunya yang telah hilang.
Tapi di tempat itu, ia tak disambut senyum hangat sang merpati jantan seperti biasanya. Ia menemukan tubuh sang merpati jantan terbujur kaku.
Sambil menangis sang merpati betina itu membaca tulisan yang diukir oleh sang merpati jantan di atas sebuah batu, di sebelah ia berbaring untuk selama-lamanya.
"Aku sama sekali tidak merasa kehilangan, tanpa sepasang sayapku. Aku tidak menyesal jika harus mati kedinginan, di musim salju ini. Aku telah berbahagia, merpati cantik itu mungkin telah bertemu dengan cinta sejatinya."
”Ya.... aku telah menemukannya, bahkan sejak lama.....” kata merpati betina itu seraya meneteskan air mata....
Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'.
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu.
Lebih baik menunggu orang yang tepat kerena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang'.
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala,
teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang
tidak kamu sadari.
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu.
Lebih baik menunggu orang yang tepat kerena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang'.
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala,
teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang
tidak kamu sadari.
Menjadi orang Menang dalam segala hal
MENCINTAI...
BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
MEMAAFKAN...
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti.
MENGERTI...
BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan.
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati, dibandingkan menangis tersedu – sedu.
Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.
Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang.
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar - benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia.
Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar - benar mencintai MELAINKAN... BERJUANGLAH demi cintamu.
Itulah CINTA SEJATI
BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
MEMAAFKAN...
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti.
MENGERTI...
BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan.
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati, dibandingkan menangis tersedu – sedu.
Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.
Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang.
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar - benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia.
Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar - benar mencintai MELAINKAN... BERJUANGLAH demi cintamu.
Itulah CINTA SEJATI
Pendapat saya
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur, ketika kita menangis, ketika kita membayangkan, ketika kita berciuman?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT.
Kita semua agak aneh... dan hidup sendiri juga agak aneh...
Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita.
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.
CINTA adalah...
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sambil berkata 'Aku turut berbahagia untukmu.
Apabila cinta tidak berhasil... BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI...
Ingatlah...bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya...
Tapi, ketika cinta itu mati... kamu TIDAK perlu mati bersamanya...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan - pilihan kehidupan yang telah kau buat.
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT.
Kita semua agak aneh... dan hidup sendiri juga agak aneh...
Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita.
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.
CINTA adalah...
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sambil berkata 'Aku turut berbahagia untukmu.
Apabila cinta tidak berhasil... BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI...
Ingatlah...bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya...
Tapi, ketika cinta itu mati... kamu TIDAK perlu mati bersamanya...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan - pilihan kehidupan yang telah kau buat.
Friday, December 21, 2012
Tuesday, December 18, 2012
KISAH 4 LILIN
Ada 4 Lilin yang sedang menyala. Sedikit demi sedikit habis meleleh . Suasana
begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Lilin yang pertama berkata: " Aku adalah Damai."
" Namun manusia tak mampu menjagaku. Maka lebih baik aku mematikan diriku
saja! "
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin pertama padam.
Lilin kedua berkata : " Aku adalah Iman "
" Sayang aku tak berguna lagi . Manusia tak mau mengenalku. Tak ada gunanya
aku tetap menyala."
Begitu selesai berbicara, Tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran lilin ketiga berbicara : " aku Adalah Cinta"
"Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan
menggangapku berguna. Mereka saling membenci. Bahkan membenci mereka
yang mencintainya, membenci keluarganya. "
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah lilin ketiga.
Tanpa terduga ......
Seorang anak saat itu masuk kedalam kamar , dan melihat ketiga lilin telah padam.
Karenaa takut akan kegelapan itu, ia berkata : " Eh apa yang terjadi?? kalian harus
tetap menyala. Aku takut akan kegelapan!"
Lalu ia menangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu lilin keempaat berkata :
" Jangan takut. Janganlah menangis. Selama aku masih ada dan menyala, kita
tetap dapat selalu menyalakan ketiga lilin lainnya."
"Akulah HARAPAN."
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan , lalu menyalakan kembali
ketiga lilin lainnya.
Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Jangan sampai kita kehilangan
HARAPAN.
Monday, December 17, 2012
Setiap bicara kepadamu tak pernah kau dengar
Jawab seadanya dan penuh makna
Kau melewatkanku, katakan salahku
Aku bukan malaikat selalu di sampingmu
Mendengar semua hasrat di hatimu
Dan tak perlu bicara dan aku harus tahu
Ku hanya manusia yang takkan bisa trus mengertimu
Dan bila engkau mengira
Ku tak mencoba, hentikanlah nafasku
Dan kau pun menghilang tanpa tunjukkan salahku
aku bukan malaikat selalu di sampingmu
Mendengar semua hasrat di hatimu
Dan tak perlu bicara dan aku harus tahu
Apa yang kau mau
bila aku bisa selalu di sampingku
Kan ku lakukan semua apa yang kau minta
Kan ku genggam dunia hanya untukmu
Takkan ku lepas selamanya
Kan ku genggam dunia hanya untukmu
Takkan ku lepas selamanya
Jawab seadanya dan penuh makna
Kau melewatkanku, katakan salahku
Aku bukan malaikat selalu di sampingmu
Mendengar semua hasrat di hatimu
Dan tak perlu bicara dan aku harus tahu
Ku hanya manusia yang takkan bisa trus mengertimu
Dan bila engkau mengira
Ku tak mencoba, hentikanlah nafasku
Dan kau pun menghilang tanpa tunjukkan salahku
aku bukan malaikat selalu di sampingmu
Mendengar semua hasrat di hatimu
Dan tak perlu bicara dan aku harus tahu
Apa yang kau mau
bila aku bisa selalu di sampingku
Kan ku lakukan semua apa yang kau minta
Kan ku genggam dunia hanya untukmu
Takkan ku lepas selamanya
Kan ku genggam dunia hanya untukmu
Takkan ku lepas selamanya
Subscribe to:
Comments (Atom)